HALIYORA.COM

CEPAT & AKURAT

Corona Penyebab LPK Bina Mandiri Macet

Zunaidi Salmin, Pendiri dan Direktur Lembaga Pendidikan Komputer (LPK) Bina Mandiri, (foto : Asbar/Haliyora.com)

Labuha, Haliyora.com

Pandemi Covid-19 bukan hanya menyerang kesehatan manusia. Wabah Virus juga berdampak pada dunia pendidikan. Aktifitas pendidikan terhambat oleh serangan Corona. Pola belajar mengajar pun dirubah, tapi itu berjalan kurang efektif.

Kondisi itu bukan saja dialami lembaga pendidikan formal, tapi dirasakan juga pelaku pendidikan non formal.

Seperti cerita Zunaidi Salmin, Pendiri dan Direktur Lembaga Pendidikan Komputer (LPK) Bina Mandiri, bertempat di jln. Molunjunga, Labuha, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Kepada Haliyora.com, pada Kamis (25/06/2020), Zunaidi menceritkan, ia mendirikan LPK Bina Mandiri sejak tahun 2016.

Meski namanya Lebaga Pendidikan Komputer, tetapi ada juga kelas Bahasa Inggris. “Jadi ada dua kelas yaitu, kursus computer dan Bahasa Inggris,”ujarnya.

Kata Zunadi, sejak dibuka kursus yang dikelolanya itu berjalan lancar, tidak ada hambatan yang berarti. Sudah puluhan alumninya, sejak empat tahun berjalan.

Namun pada awal tahun 2020, tepatnya sejak pandemi Covid-19 menyerang Zunaidi mulai meraskan hantaman kerasa menimpa lembaga kursusnya.

“Sejak wabah Virus Corona ini, aktifitas kursus mulai berjalan tidak normal lagi. Jadi terhitung mulai Maret kegiatan belajar mengajar so tara normal. Bahkan sekarang 18 siswa kelas bahasa Inggris dan 30 siswa kelas computer yang dibimbing lima instruktur praktis tidak aktif lagi,”ungkapnya.

Menghadapi situasi itu, Zunaidi mencoba pola baru agar Lembaga Kursusnya dapat bertahan. Ia pun mencoba menawarkan kelas privat. Tetapi tidak berjalan mulaus dan akhirnya terhenti.

“Pernah melaksanakan kursus secara privat demi menjaga jarak maupun jauhi kerumunan, namun tidak efektif karena ekonomi masyarakat juga terdampak,”tutur Zunaidi.

Tak putus asa, Zunaidi mencoba membuka kelas online, tapi lagi-lagi terkendala koneksi internet.

“Kami pernah mencoba melaksanakan kelas Online, tapi lagi-lagi terkendala dengan Koneksi internet yang tidak maksimal,”ungkapnya.

Ia berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu, agar lembaha kursusnya aktif kembali.

“Kini torang hanya berdo’a, mudah-mudahan pandemi ini cepat selesai, supaya tong pe kegiatan kursus ini kembali aktif,”pungkasnya. (Asbar)

Tinggalkan Komentar

Terbaru

error: Content is protected !!