HALIYORA.COM

CEPAT & AKURAT

Ini Penjelasan Kepala BPKPAD Malut Terkait Pembayaran Pinjaman ke PT. SMI

BPKPAD Provinsi Maluku Utara Bambang Hermawan (foto : Andre/Haliyora.com)

Sofifi, Haliyora.com

Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut ) telah menandatangani perjanjian pinjaman sebesar Rp. 500 Miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), tertanggal, 13 Juli 2020 di Jakarta pekan kemarin.

Pinjaman sebesar Rp. 500 Miliar tersebut untuk membiayai pembangunan RSU Sofifi sebesar Rp 150 Miliar dan pembangunan jalan jembatan sebesar Rp. 350 Miliar.

Namanya pinjaman pasti harus dikembalikan pokok dan bunganya.

Seperti dijelaskan Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (BPKPAD) Maluku Utara, Bambang Hermawan kepada Haliyora.com, Kamis (23/07/2020).

Bambang menjelaskan, pembayaran bunga serta pengembalian pokok pinjaman dilakukan setelah pencairan yang rencananya pada awal Agustus.

“Rencananya awal bulan Agustus baru dicairkan” ucap Bambang.

Katanya lagi, skema pembayaran bunga dan pengembalian pokok dilakukan dengan cara mencicil.

“bunganya nanti dicicil per bulan, sedangkan pengembalian pokok pinjaman dicicil setahun sekali,” jelas Bambang.

Dia juga menuturkan PT. SMI juga memberikan keringanan pembayaran pokok pinjaman berupa penangguhan pembayaran selama setahun. Dalam tahun pertama cicilan pokok ditangguhkan. Nanti tahun berikut barulah mulai mencicil pokok pinjaman.

“Nah kalau cair bulan Agustus, berarti bulan September sudah mulai menyicil bunganya. Sedangkan pokok pinjaman nanti tahun berikut baru mulai dicicil,” terangnya.

Lanjutya untuk saat ini karena belum pencairan sehingga pihaknya belum mengetahui besaran nominal cicilan bunga dan pokok pinjaman.

“Saya belum tau bunganya berapa, karena belum pencairan,”pungkas Bambang. (Andre)

Tinggalkan Komentar

Terbaru

error: Konten terlindungi !!