HALIYORA.COM

CEPAT & AKURAT

Saling Lempar Tanggungjawab, Sampah di Pasar Galala Sofifi Menumpuk

Sofifi, Haliyora.com

Sampah basah terlihat menumpuk hingga ke badan jalan di depan pasar Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Sampah itu sudah sebulan menumpuk di tempat tersebut, sehingga menebar bau busuk. Petugas kebersihan Kota Tidore sengaja tidak mengangkut dan membuang sampah-sampah itu lantaran menganggap penanganan sampah di Galala adalah tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara.

Kepala UPTD Pasar Galala Tamrin S. Kalabo, kepada Haliyora.com menyebutkan, Pasar Galala adalah aset Pemerintah Provinsi Maluku Utara, tetapi pengelolanya adalah Pemkot Tidore Kepulauan.

“Walaupun Pemkot Tikep yang mengelola, tetapi Pasar tersebut secara hukum belum diserahkan kepada Pemkot Tikep, sebab penyerahannya hanya sebatas bicara,”ungkap Tamrin, Jum’at (24/07/2020).

Terkait sampah hal ini lanjut Tamrin, mestinya menjadi tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara untuk memngangkut dan membuangnya.

Kata Tamrin, Pemkot Tikep dan DLH Malut sudah membuat kesepakatan beberapa bulan lalu, bahwa semua tempat sampah di kota Sofifi termasuk di pasar Galala dibuat (disiapkan) DLH dan sampahnya pun nanti dibuang oleh mereka (DLH).

Sementara itu, Kpelada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Malut, Fachrudin Tukoboya saat dikonfirmasi pada Jum’at (24/07/2020), menyampaikan, sampah di pasar Galala tersebut adalah tupoksi Pemkot Tikep.”Kalau berbicara tupoksi itu tupoksi Pemkot Tikep” tutur Fachrudin

Fachrudin mengaku pihaknya sering membantu mengangkut sampah-sampah tersebut. Ia juga mengaku ada kesepakatan yang dibuat antara Pemkot Tikep dan DLH Malut terkait sampah yang ada di pasar Galala. Tetapi kesepakatan itu merupakan niat dari DLH Malut untuk turut membantu.

“Kalau bicara kesepakatan, itu niat torang (Kami) untuk membantu, jadi bikin kesepakatan itu,” ungkapnya

Lebih jauh Fachrudin menjelaskan bahwa, masalah dasar sampah di wilayah Sofifi karena tidak ada tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang disiapkan oleh Pemkot Tikep.

“Sebenarnya kami dari Provinsi telah membuat TPA di Desa Tabadamai. Akan tetapi TPA tersebut belum difungsikan karena kondisi jalan yang rusak sehingga tidak bisa diakses,” imbuhnya. (Andre)

Tinggalkan Komentar

Terbaru

error: Content is protected !!